Header Ads

Eloknya Grojogan Klenting Kuning Di Desa Kemawi

Semarang - Jika disuruh menghitung berapa banyak destinasi menarik yang ada di Indonesia saya yakin kita semua tidak akan bisa menjawabnya, karena keindahan alam merupakan karunia Sang Pencipta yang tiada dua. Seperti tema kali ini mengenai salah satu tempat wisata yang berada di daerah Kabupaten Semarang tepatnya berada di desa Kemawi, Kecamatan Sumowono. Grojogan ini memang belum sepopuler dengan destinasi wisata Semarang lainnya. Namun keindahanya perlu diperhitungkan kalau dipandang sebelah mata.

Nah jadi begini sob, gorojogan klenting kuning merupakan air terjun mini alami yang sudah lama terbentuk. Keberadaanya juga sudah diketahui warga sejak lama, namun baru-baru ini dijadikan objek pariwisata. Grojogan klenting kuning menawarkan keindahan alam berupa air terjun yang berukuran kurang lebih sekitar 10 meter dengan keindahan bebatuan berwarna kuning disekitarnya.

Grojogan Di Desa Kemawi | Klenting Kuning
Untuk menuju ke grojogan Klenting Kuning yang berada di desa Kemawi ini kita bisa menggunakan dua rute yaitu rute Boja - Sumowono dengan menggunakan jalur jl.Limbangan - Sumowono jika dari arah Utara. Dan jika dari arah Ambarawa atau dari arah Selatan dengan menggunakan rute pasar Bandungan - Sumowono. Tenang saja, para pengunjung tidak usah bingung dan takut tersesat karena disini sudah terdapat spanduk besar di pinggir jalan menandakan lokasi grojogan klenting kuning. Untuk menuju kemari pengunjung dapat menggunakan sepeda motor, mobil, truk, dan mini bus.

Medan menuju ke curug klenting kuning
Medan dari arah Boja dan Ambarawa sama-sama naik turun dan berkelok-kelok, maklum saja sob karena berada di daerah lereng gunung. Jalanan 85% halus, tapi harus tetap berhati-hati ya sob, jangan sampai lalai. Saat diperjalanan kita akan dimanjakan dengan pemandangan alam berupa gugusan pegunungan, perbukitan, dan persawahan yang membentang indah, dijamin akan memompa semangat liburanmu menuju kemari. Dari jalan raya kita perlu memasuki daerah pemukiman penduduk kurang lebih 1 Km terlebih dahulu agar bisa sampai ke lokasi.

Untuk melihat grojogan klenting kuning, kita hanya merogoh kocek sebesar Rp.4.000/orang dan biaya parkir Rp.2.000/ unit sepeda motor. Murah banget ya sob?

Setelah membeli tiket masuk, langsung saja yuk sob menuju ke lokasi. Tapi sebelumnya kita musti berjalan menuruni beberapa anak tangga terlebih dahulu yang berada di dekat pintu masuk ( parkir ). Setelah kita itu akan melewati jalan setapak beberapa meter, kemudian akan sampailah kita ke lokasi grojogan klenting kuning. Jarak antara lokasi parkir dengan lokasi grojogan cukup dekat kok sob, hanya berjarak sekitar 50 meter saja.

Nah pada penasaran kan kenapa air terjun ini dinamakan klenting kuning? yaitu karena grojogan ini mempunyai ciri khas bebatuan yang berwarna kuning, bebatuan tersebut telah lama terkena arus air sehingga membentuk lumut yang berwarna kuning, maka dari itu tempat ini dinamakan dengan grojogan Klenting Kuning. Dalam bahasa Jawa grojogan artinya adalah air terjun atau sebuah air yang jatuh dari atas sedangkan klenting kuning diambil dari bebatuan air yang berwarna kuning, gitu sob. Unik ya?

Walaupun terbilang kecil dan tidak setinggi curug-curug pada umumnya grojogan klenting kuning mempunyai ciri khas keindahan tersendiri dari curug lainnya. Disana airnya sangat dingin sekali, Karena sumber air ini langsung dari gunung Ungaran. Yang lebih membuatnya elok adalah disekelilingnya banyak ditumbuhi pohon pinus, sehingga kesejukanya akan semakin terasa.

Untuk masalah fasilitas disini ada warung, gubuk, tempat istirahat, mushola, toilet, taman bermain, tempat sampah, dan beberapa tempat duduk yang tersebar disekeliling grojogan. Walaupun ala kadarnya dan ada beberapa yang terbengkalai.

Disini terdapat dua kolam dibawah grojogan, Kolam pertama persis berada dibawah curug dan yang kedua berada persis dibawah kolam pertama. Jadi seolah-olah kolamnya bertingkat gitu ya sob.

Bagi para pengunjung yang hendak kemari pastikan tubuh benar benar dalam keadaan fit dan sehat, sebelumnya beristirahatlah yang cukup dan jangan sampai ngantuk saat berkendara. Cek juga kondisi kendaraan terutama rem, apakah sudah berfungsi dengan baik apa belum. Jika datang kesini pagi-pagi jangan lupa bawa jaket, karena udaranya sangat dingin maklum grojogan klenting kuning berada di daerah pegunungan. Kemudian yang tidak kalah penting yaitu ikuti aturan aturan yang ada, dan jangan sampai dilanggar. Yang terakhir buanglah sampah pada tempatnya ya sob biar objek wisata yang satu ini tetep sip.

36 comments:

  1. Curugnya subhanalloh ya unik mas eksa.. asli liat fotonya jadi pengen ke Semarang ke desa kemawi mau piknik ke Curug Klenting Kuning.. Jepretan mas eksanya juga keren, kalo gak keren mana mungkin saya jadi kepincut pengen berkunjung ke sana, hehe, walau airnya dingin sekali.. hehehehehehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. iya mas diar.. Silahkan kalau mau mampir mungkin sekarang tempatnya udah lebih bagus.. Mampir kerumah juga boleh kok :D

      Delete
  2. bagus banget ga nyangka bisa muncul warna kuning dari batunya ga mainstream seperti curug kebanyakan yah, harga tiketnya berapa mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Murah banget mbak dulu saya parkir 2000 masuk 3000 bisa maen maen sepuasnya :D

      Delete
  3. alam masih asri dan indah,
    itu klenting kuning apa karena curugnya berwarna kuning?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas dinamakan Klenting kuning karena curugnya berwarna kuning :-)

      Delete
  4. Masyaa Allah... nikmat tuhan mana yg kau dustakan....
    In syaa Allah desember rencananya mau liburan ke semarang.... smga bisa ke sini...
    Salam santun dr sulawesi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mantapp pokoknya mbak :D
      Silahkan kalau mau mampir..

      Delete
  5. Klenting kuning ??jadi inget cerita rakyat
    Subhanallah Indah banget, tempat ini jgn sampe diketahui "orang2 alay" yg ujungnya hanya akan mengotori dan merusak lingkungan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak saya kesana waktu itu masih cukup bersih sampahnya gak terlalu banyak. Semoga aja keindahan dan kebersihannya tetap terjaga ya mbak :-)

      Delete
  6. keren sekali pemandangan curugnya mas. jadi pengen kesana nih :)

    ReplyDelete
  7. Wah Indah banget,, sepertinya belum banyak yang tau keberadaan curug Klenting ini

    ReplyDelete
  8. bersih sekali ya mas tempatnya, saya juga mau atuh diajakin kesana, meskipun warna curugnya kuning tapi airnya tetap bening ya mas, yah kalo air langsung dari alam mah emang jernih ya mas, semoga dipatenkan saja itu tempatnya biar tetap bersih yah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas airnya langsung dari gunung ungaran dan dinginnya polll :D

      Delete
  9. warna batuannya kece bangett.. kuning gitu.. itu lumut kan yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa mungkin lumut mbak soalnya saya enggak nyentuh warna kuningnya.. hehe

      Delete
  10. ya ampun, indah banget mas, apalagi airnya yang berwarna hijau itu, jadi pingin sekali ke sana :D

    ReplyDelete
  11. Adem ayem deh kalau berkunjung kesana duh airnya hening banget ;)

    ReplyDelete
  12. Kyaaaaaa aku dah lama gak mampir di blog ini...
    Apa kabar Mas Eksa... masih sibuk bertualangan di daerah hijau ada air terjunnya...

    Wisata low budget dan bener banget...sepakat klo ke tempat wisata apalagi yg msh asri kek gitu kudu menjaga kebersihan dan tahu unggah-ungguh klo bertamu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. iya nih padahal ane tunggu-tunggu loh mbak kedatanganya :D
      Hahaha..

      Delete
  13. Objek wisata yang kayak begini yang perlu anak pulau kunjungi,,, Seperti saya ini Mas...

    ReplyDelete
  14. hi makin keren nih blog wajah baru :)
    Semarang selain kulinernya .. lumpiaaaa yg endes
    wisata alamnya juga ... asriii, curugnya suegrr pengin ke situ
    klenting kuning ... kecengannya joko tingkir ..hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. Iya mbak mudah-mudahan banyak yang berminat main ke Semarang :D

      Delete
  15. Duh kalau melihat tempat wisata air itu sukanya pengen nyebur saja nih kang dan kalau ditempat saya mah tidak ada curug paling di beda kota adanya jadi perlu jarak yang cukup jauh untuk pergi ke curug, tapi kalau ini mah sepertinya muantappp.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah butuh perjuangan dong mas kalau kesana??

      Delete
  16. Sekarang kalo kangen kampung halaman tinggal berkunjung ke Blog ini, Jawa tengah abissssssss......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. makasih mbak. :)
      Iya nih masih keliling jawa tengah aja :D
      .

      Delete

Powered by Blogger.